Era Penuh Api: Mengembangkan Hutan Belantara Utara yang Luas, Bertani, dan Berjuang di Pegunungan untuk Menghidupi Seluruh Keluarga
322
Bab
5
Views
4.8
Rating
0
Bookmark
Novel perkotaanTamat
Sinopsis
Daftar Bab (322)
Bab 1Bab 1Bab 2Bab Dua: Sebuah Rumah yang MengerikanBab 3Bab Tiga: Menjalani Hidup yang BaikBab 4Bab Empat: Bajingan tak berguna yang tak bisa membedakan luar dan dalamBab 5Bab Lima: Bocah nakal ini benar-benar sudah keterlaluan!Bab 6Bab Enam: Tak seorang pun akan mentolerirmu di sini.Bab 7Bab Tujuh: Bagaimana Mungkin Seseorang Pulang dengan Tangan Kosong Setelah Memasuki Gunung Harta Karun?Bab 8Bab Delapan: Bola Mata Bisa Menumbuhkan Darah Karena MenatapBab 9Bab Sembilan: Jika satu kali makan tidak cukup, coba dua kali makan.Bab 10Bab Sepuluh: Meneteskan Air Liur di Seluruh TanahBab 11Bab Sebelas: Bermalas-malasanBab 12Bab Dua Belas: Otakku Masih Berfungsi Cukup BaikBab 13Bab Tiga Belas: Perusahaan Ketujuh Reklamasi LahanBab 14Bab Empat Belas: Wanita Ini Agak GarangBab 15Bab Lima Belas: Apakah aku berutang sesuatu padamu?Bab 16Bab Enam Belas: Mari Belajar Mengeong BersamaBab 17Bab Tujuh Belas: Penilaian Sekretaris LiangBab 18Bab Kedelapan Belas: Kunjungan untuk Mengungkapkan Rasa Terima KasihBab 19Bab Sembilan Belas: Mari Kita Berterus Terang.Bab 20Bab Dua Puluh: Makan kotoran!Bab 21Bab Dua Puluh Satu: Makan Daging Setiap Hari, di Setiap Waktu MakanBab 22Bab Dua Puluh Dua: Bagilah Setengahnya dengan Ibumu Saat BertemuBab 23Bab Dua Puluh Tiga: Siapa Pun yang Memiliki Keterampilan Akan Memakan DagingnyaBab 24Bab Dua Puluh Empat: Kunjungan PamanBab 25Bab Dua Puluh Lima: Apakah kau mencoba mempermainkanku dengan tipu daya kotor?Bab 26Bab Dua Puluh Enam: MundurBab 27Bab Dua Puluh Tujuh: Sekarang Aku yang Bertanggung Jawab di RumahBab 28Bab Dua Puluh Delapan: Patah HatiBab 29Bab Dua Puluh Sembilan: PanenBab 30Bab Tiga Puluh: Mereka semua telah tumbang.Bab 31Bab Tiga Puluh Satu: Merebut Gandum dari Mulut NagaBab 32Bab Tiga Puluh Dua: Kritikus dan Teori KonspirasiBab 33Bab Tiga Puluh Tiga: Remunerasi Berdasarkan PekerjaanBab 34Bab Tiga Puluh Empat: Penyelamatan Diri ProduksiBab 35Bab Tiga Puluh Lima: Bantuan Timbal Balik Antara Militer dan Warga SipilBab 36Bab Tiga Puluh Enam: Perketat Pagar untuk Mencegah Anjing Liar MasukBab 37Bab Tiga Puluh Tujuh: Kita Bertemu LagiBab 38Bab Tiga Puluh Delapan: Panen yang MelimpahBab 39Bab Tiga Puluh Sembilan: Apakah Anda sedang membicarakan seekor keledai?Bab 40Bab 40 Anak ini cukup keras kepalaBab 41Bab 41 Apa itu Romantisisme Revolusioner?Bab 42Bab 42 Seorang Pencuri TibaBab 43Bab 43 Dia menutup mulutnya rapat-rapat.Bab 44Bab Empat Puluh Empat: Nyaris CelakaBab 45Bab 45 Setelah Badai, Pelangi Akhirnya MunculBab 46Bab Empat Puluh Enam: Aku benar-benar tidak akan bersikap sopan lagi.Bab 47Bab 47 Panen Musim Gugur yang Bisa Membunuh SeseorangBab 48Bab Empat Puluh Delapan: Serigala TunggalBab 49Bab Empat Puluh Sembilan: Teguh, Akurat, KejamBab 50Bab Lima Puluh: Sang Pahlawan Tua

Review (0)